Skip to content

Jembatani Sains dan Etika, Al-Hikam Malang Hadirkan Wamen Prof. Stella Christie di Festival Ilmiah Santri 2026

 

Al-Hikam (AMC.) — Pesantren Mahasiswa (Pesma) Al-Hikam Malang bersiap menggelar forum intelektual bertajuk “Al-Hikam Talk” sebagai bagian dari rangkaian Festival Ilmiah Santri (FIS) 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Gedung STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang, Jalan Cengger Ayam No. 24, Tulusrejo, Kota Malang.

 

Forum ini terbuka untuk umum dan gratis, dengan tujuan menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan wacana sains, budaya, dan keagamaan dalam satu panggung diskusi.

Mengusung tema besar “Sains dan Etika Sebagai Kompas Generasi Muda dalam Menentukan Arah Pembangunan Indonesia yang Berkelanjutan”, Al-Hikam Talk dirancang untuk merespons tantangan degradasi moral di tengah laju perkembangan teknologi yang kian cepat. Panitia menekankan pentingnya pemahaman bahwa nalar ilmiah dan landasan etika perlu berjalan beriringan agar generasi muda mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, sekaligus berdampak bagi masa depan bangsa.

 

Hadirkan Tiga Narasumber dari Lintas Disiplin

Untuk membedah tema tersebut, Al-Hikam Talk menghadirkan tiga narasumber dari latar keilmuan yang berbeda.

 

Narasumber kunci dalam forum ini adalah Prof. Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Guru Besar bidang psikologi kognitif ini dijadwalkan membawakan materi bertajuk “Learning How to Learn: Sains Kognitif di Era Generasi Z”, yang relevan dengan kebutuhan adaptasi metode belajar bagi mahasiswa dan santri di era modern.

 

Forum ini juga menghadirkan Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang dikenal luas sebagai vokalis grup band Letto. Dalam forum ini, Sabrang hadir sebagai budayawan dan AI expert, mengulas topik “Perspektif Nalar Ilmiah dan Kepekaan Budaya Membentuk Santri Berdaya Saing”. Perspektif ini diharapkan memberi sudut pandang tentang bagaimana logika teknologi dapat berdampingan dengan kearifan lokal dalam membentuk karakter generasi muda.

 

Sementara itu, penulis buku best seller Gramedia, Ahmad Rifa’i Rif’an, turut hadir membahas aspek literasi dan kreativitas melalui materi “Peran Santri dalam Percakapan Keilmuan dan Kreativitas di Era Modern”. Sesi ini mendorong santri dan mahasiswa agar lebih aktif berkarya, mengambil peran dalam diskursus intelektual, serta memperkuat kontribusi melalui literasi.

 

“Ngaji Literasi Gramedia” Jadi Program Khusus FIS 2026

Sebagai penguatan ekosistem literasi, Festival Ilmiah Santri 2026 juga menghadirkan program khusus bertajuk “Ngaji Literasi Gramedia”. Program kolaboratif ini dirancang untuk menyalakan kembali semangat membaca, menulis, dan berdiskusi di kalangan santri dan mahasiswa.

 

Kehadiran Ahmad Rifa’i Rif’an sebagai penulis Gramedia menjadi representasi kuat segmen ini, di mana peserta tidak hanya diajak membahas sains dan gagasan, tetapi juga didorong untuk menyelami dunia kepenulisan dan perbukuan sebagai fondasi intelektual yang kokoh.

 

Pendaftaran Terbuka dan Gratis

Bagi masyarakat umum maupun mahasiswa yang berminat mengikuti kegiatan ini, panitia telah membuka pendaftaran melalui tautan daring di fis-alhikam.com, situs yang memuat informasi lengkap seluruh rangkaian kegiatan Festival Ilmiah Santri (FIS) 2026.

 

Kehadiran tokoh-tokoh nasional ini diharapkan menjadi momentum bagi Pesma Al-Hikam Malang untuk menegaskan posisinya sebagai pusat inkubasi intelektual muslim yang moderat dan progresif.

Oleh: Noaf Afghani (Al-Hikam Media Center)

Ingin terus terhubung dengan gerakan literasi santri dan mahasiswa? Yuk, ikuti update Ngaji Literasi Gramedia lewat:

  • Website: ngajilterasi.com
  • Instagram: instagram.com/ngajiliterasigramedia

Pantau info agenda, diskusi, rekomendasi buku, dan kegiatan literasi terbaru—biar semangat membaca dan menulismu tetap nyala! 📚✨